Senator menentang pembebasan lebih banyak narapidana Taliban - Pajhwok Afghan News
Governance

Anggota parlemen – Pajhwok Afghan News

[ad_1]

KABUL (Pajhwok): Beberapa Meshrano Jirga atau anggota Senat pada Selasa menuduh Amerika Serikat mengadopsi kebijakan ganda tentang proses perdamaian Afghanistan dan berharap putaran kedua negosiasi perdamaian akan membuahkan hasil yang bermanfaat.

Ini terjadi ketika tim perunding pemerintah mendarat di Doha hari ini, Selasa, untuk melanjutkan pembicaraan dengan perwakilan Taliban setelah jeda tiga minggu.

Tim tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Qatar pada hari Senin tetapi perjalanan mereka ditunda karena masalah teknis.

Kamilbig Hussaini, seorang anggota Mesharno Jirga, tentang perjalanan tim perunding pemerintah ke Doha, berkata, “Kami berharap putaran pembicaraan ini akan berbeda dari yang sebelumnya dan tim akan memiliki prestasi untuk rakyat Afghanistan.”

Anarkali Hunaryar, senator lain, mendukung putaran kedua perundingan damai dan berharap gencatan senjata juga akan disepakati oleh kedua pihak.

“Gencatan senjata akan membangun lebih banyak kepercayaan pada proses ini dan menghentikan pertumpahan darah di negara ini. Kedua pihak harus mendeklarasikan gencatan senjata untuk mengakhiri kekerasan dan kehilangan orang, ”katanya.

Ketua Meshrano Jirga, Fazal Hadi Muslimyar, juga berharap perundingan putaran kedua bisa menjawab keinginan rakyat Afghanistan yaitu gencatan senjata dan perdamaian.

Dia juga mengatakan gencatan senjata membantu untuk mengakhiri pertumpahan darah dan membuat pembicaraan damai lebih produktif.

Muslimyar meminta tim perunding pemerintah untuk dengan tegas mempertahankan konstitusi, nilai-nilai dan pasukan keamanan selama pembicaraan dengan Taliban.

Sejumlah anggota majelis tinggi lainnya memiliki pandangan serupa tetapi beberapa dari mereka menuduh AS memiliki kebijakan ganda dalam proses perdamaian Afghanistan.

Faisal Samay, wakil sekretaris DPR, mengatakan bahwa AS mendukung pemerintah dan Taliban.

“AS harus memiliki satu kebijakan tentang proses perdamaian Afghanistan dan harus berhenti mendukung musuh,” katanya.

Dia mengatakan penarikan pasukan AS harus bertanggung jawab dan berdasarkan situasi darat di Afghanistan.

Amerika harus menekan Taliban untuk memutuskan hubungan dengan kelompok teroris lainnya dan mengumumkan gencatan senjata sehingga pertumpahan darah yang sedang berlangsung dihentikan, tambahnya.

Rahmatullah Achakzai, senator dari provinsi Kandahar, juga mengatakan AS memiliki kebijakan ganda terhadap proses perdamaian Afghanistan.

Dia mengatakan AS harus bertindak sesuai dengan perjanjian keamanan yang telah ditandatangani dengan pemerintah Afghanistan dan menarik pasukannya berdasarkan persyaratan.

Fazal Hadi Mulimyar mengatakan, kebijakan ganda AS terhadap Afghanistan bukanlah untuk kepentingan komunitas internasional dan Afghanistan dan akan menciptakan lebih banyak ketidakpercayaan terhadap Amerika.

Bn / ma

Hit: 35

Sumbernya langsung dari : Pengeluaran HK

Anda mungkin juga suka...