Italia Mengusir Dua Diplomat Rusia yang Dituduh Spionase | Suara Amerika
Europe

Italia Mengusir Dua Diplomat Rusia yang Dituduh Spionase | Suara Amerika


Italia mengatakan pihaknya mengusir dua diplomat Rusia dan menangkap seorang kapten angkatan laut Italia pada Selasa atas dugaan keterlibatan mereka dalam spionase.

Para diplomat itu diusir Rabu, menurut laporan berita.

Polisi Italia mengatakan kapten dan seorang pejabat Kedutaan Besar Rusia ditangkap di tempat parkir di Roma dan dituduh melakukan “kejahatan serius yang terkait dengan mata-mata dan keamanan negara.”

Reuters melaporkan bahwa seorang pejabat polisi Italia memberi tahu mereka bahwa kapten itu bernama Walter Biot dan dia dituduh memberikan informasi dengan imbalan $ 5.900.

Kantor berita Italia Ansa melaporkan bahwa beberapa dokumen yang disita adalah dokumen NATO.

Polisi Italia mengatakan penangkapan itu adalah hasil investigasi panjang oleh pejabat keamanan dan militer nasional.

Kedutaan Besar Rusia di Roma, 31 Maret 2021.

Setelah penangkapan, Italia memanggil duta besar Rusia, dan dua pejabat Rusia yang diduga terlibat dalam insiden itu diusir.

Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio menyebut insiden itu sebagai “sangat serius”, lapor Reuters.

“Selama pertemuan duta besar Rusia untuk Italia di Kementerian Luar Negeri, kami memberi tahu dia tentang protes keras pemerintah Italia dan memberi tahu pengusiran segera dua pejabat Rusia yang terlibat dalam perselingkuhan yang sangat serius ini,” kata pos di Facebook menteri tersebut. , menurut CNN.

Biot, 54, dilaporkan bekerja di kementerian pertahanan di departemen yang bertugas mengembangkan kebijakan keamanan nasional dan menjaga hubungan dengan sekutu Italia, Reuters melaporkan.

Menurut Reuters, kantor berita Rusia mengatakan dua pejabat yang diusir itu bekerja di kantor atase militer kedutaan. Mereka tidak mengatakan apakah orang yang ditangkap di tempat parkir adalah salah satu dari mereka yang diusir.

Kantor berita Rusia Interfax melaporkan bahwa seorang politisi Rusia mengatakan akan membalas pengusiran tersebut.

Namun juru bicara Kremlin meremehkan insiden tersebut.

“Saat ini, kami tidak memiliki informasi tentang alasan dan keadaan penahanan ini,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, menurut CNN. “Tapi bagaimanapun, kami berharap karakter yang sangat positif dan konstruktif dari hubungan Rusia-Italia akan dipertahankan.”

Baik Bulgaria dan Belanda telah mengusir pejabat Rusia karena tuduhan mata-mata dalam beberapa bulan terakhir.

Sumbernya langsung dari : Hongkong Prize

Anda mungkin juga suka...