Jaishankar membahas hubungan bilateral dengan Tajikistan Prez
Central Asia

Jaishankar membahas hubungan bilateral dengan Tajikistan Prez


Dushanbe [Tajikistan], 30 Maret (ANI): Menteri Luar Negeri S Jaishankar pada hari Selasa membahas hubungan bilateral, kerja sama perdagangan dan investasi dengan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.

“Kami membahas hubungan bilateral, kerja sama perdagangan dan investasi, memperkuat kerja sama politik kami, dan situasi di Afghanistan. Kami (India) mendukung Tajikistan dalam perangnya melawan COVID-19,” kata Jaishankar saat berinteraksi dengan orang-orang media di sini.

Jaishankar saat ini sedang dalam kunjungan tiga hari ke Tajikistan. Dia menghadiri konferensi tersebut atas undangan bersama dari rekan-rekannya dari Afghanistan dan Tajikistan.

Jaishankar juga bertemu dengan Menteri Pertahanan Tajikistan Kolonel Jenderal Sherali Mirzo dan membahas cara-cara untuk lebih memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan.

“Diskusi produktif dengan Menteri Pertahanan Kolonel Jenderal Sherali Mirzo dari Tajikistan. Berfokus pada penguatan lebih lanjut kerja sama pertahanan dan keamanan kami,” tulis Jaishankar dalam tweet.

Jaishankar juga bertemu dengan Direktur Eksekutif Sekretariat Conference on Interaction and Confidence Building Measures in Asia (CICA) Kairat Sarybay di sela-sela konferensi Heart of Asia.

“Senang menerima @CicaSecretariat. Direktur Eksekutif @KairatSarybay di sela-sela @HeartofAsia_IP. Menegaskan kembali komitmen India terhadap tatanan keamanan kerja sama yang majemuk di Asia. Setuju untuk bekerja sama untuk lebih memperkuat CICA,” cuit Jaishankar.

Konferensi Heart of Asia yang diselenggarakan di Tajikistan, difokuskan pada penguatan konsensus regional dan internasional untuk perdamaian Afghanistan.

The Heart of Asia diluncurkan pada 2011 sebagai inisiatif Kabul dan Ankara untuk membantu Afghanistan mencapai perdamaian. Lima belas negara menjadi anggota konferensi dan menyelenggarakannya sekali setiap tahun. Konferensi tersebut tidak diadakan pada tahun 2020 karena pandemi virus corona, lapor TOLO News.

Konferensi tersebut diadakan di latar belakang negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung di Afghanistan.

Baru-baru ini, dilaporkan bahwa AS sedang meninjau perjanjian Doha dengan Taliban sambil juga mempertahankan semua opsi di atas meja terkait tenggat waktu 1 Mei untuk penarikan dari Afghanistan.

Perjanjian Doha ditandatangani pada Februari 2020 antara Taliban dan Amerika Serikat dengan tujuan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 18 tahun di Afghanistan. (ANI)

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...