Jaksa ditembak mati saat Taliban membunuh kepala sekolah: Afghanistan
Central Asia

Jaksa ditembak mati saat Taliban membunuh kepala sekolah: Afghanistan


Mohammad Hassyar, seorang jaksa pengadilan banding ditembak mati oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di distrik Gardez pusat provinsi Paktia pada Kamis malam.

Menurut pejabat setempat, serangan itu terjadi di dekat rumah jaksa di tengah provinsi.

Hassanyar dilaporkan bekerja untuk pengadilan banding di kantor kejaksaan di provinsi Paktia.

Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan motif di balik serangan itu.

Belum ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Ini terjadi ketika gerilyawan Taliban membunuh kepala sekolah di provinsi Ghor.

Maulana Abdul Ghafoor, yang adalah seorang kepala sekolah dan seorang ulama dibunuh bersama saudaranya di daerah Paikamar, sebelah barat ibu kota provinsi Firuzkuh.

Menurut kepala polisi provinsi, Abdul Qader Walizada, kepala sekolah dan saudara laki-lakinya tewas dalam penyergapan Taliban saat mereka melakukan perjalanan dari daerah Paikamar ke Barah Khana di barat Firuzkuh, ibu kota provinsi.

Walizada mengatakan kepada pers Khaama bahwa saudara laki-laki Ghafoor memimpin unit pemberontakan publik di wilayah tersebut.

Taliban belum mengomentari insiden tersebut.

Sementara itu di Kandahar, satu warga sipil tewas dan satu lagi cedera akibat bahan peledak yang ditanam di sepeda motor yang meledak di dekat pemandian umum di distrik Dand, provinsi Kandahar, kata pejabat keamanan kepada media.

Insiden ini terjadi pada hari Kamis dan tidak ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

  • Khaama Press
    Khaama Press

    Kantor Berita Khaama Press adalah layanan berita berbahasa Inggris terkemuka dan terbesar untuk Afghanistan dengan lebih dari 3 juta hits sebulan. Penulis / kolumnis independen dan pakar dipersilakan untuk menyumbangkan cerita, opini, dan editorial. Kirim cerita ke [email protected]

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...