Jurnalis Foto Rohingya Dibebaskan dengan Jaminan dari Penjara Bangladesh, Masih Menghadapi Tuduhan | Voice of America
East Asia

Jurnalis Foto Rohingya Dibebaskan dengan Jaminan dari Penjara Bangladesh, Masih Menghadapi Tuduhan | Voice of America

[ad_1]

Seorang jurnalis foto Burma telah dibebaskan dengan jaminan dari penjara Bangladesh, tetapi dia masih menghadapi dakwaan dan hukuman hingga tiga tahun penjara.

Pihak berwenang Bangladesh menangkap Abul Kalam, 28 Desember ketika dia memotret bus yang membawa Rohingya dari kamp Kutupalong ke kamp baru di pulau Bhasan Char.

Dalam persidangan pada 31 Desember, para pejabat mendakwa Kalam, seorang pengungsi Rohingya, karena menyerang dan mengganggu pejabat publik, dakwaan yang bisa dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, lapor Reporters Without Borders (RSF).

RSF mengatakan alasan sebenarnya dari penangkapan Kalam adalah “otoritas lokal kesal dengan liputannya tentang penanganan masalah pengungsi Rohingya, khususnya, pemindahan paksa pengungsi ke Bhasan Char.”

Bangladesh Mulai Merelokasi Kelompok Kedua yang Beranggotakan Sekitar 1.000 Pengungsi Rohingya

Pihak berwenang memindahkan kelompok pertama lebih dari 1.600 awal bulan ini ke sebuah pulau di Teluk Benggala

Kelompok itu menyerukan agar semua tuduhan terhadap Kalam dibatalkan.

Pada awal Desember, pemerintah Bangladesh mulai mengirim beberapa pengungsi Rohingya ke pulau Bhasan Char, meskipun ada seruan dari kelompok hak asasi manusia untuk menghentikan proses tersebut.

Pejabat pemerintah mengatakan merelokasi pengungsi Rohingya ke Bhasan Char akan mengurangi kepadatan di kamp-kamp, ​​yang didirikan untuk menampung ratusan ribu Rohingya, minoritas Muslim yang melarikan diri dari kekerasan di negara tetangga Myanmar pada 2017.

Sumbernya langsung dari : Toto HK

Anda mungkin juga suka...