Juru Kampanye Anti-Pemerkosaan Botswana Ingin Lebih Banyak Dilakukan untuk Menanggulangi Pelanggaran yang Meningkat | Suara Amerika
Africa

Juru Kampanye Anti-Pemerkosaan Botswana Ingin Lebih Banyak Dilakukan untuk Menanggulangi Pelanggaran yang Meningkat | Suara Amerika


GABARONE, BOTSWANA – Anggota parlemen di Botswana baru-baru ini membentuk komite untuk menangani kasus pemerkosaan yang dilaporkan melonjak di negara Afrika Selatan itu, dan berencana untuk membuat daftar pelanggar seks. Namun, para aktivis mengatakan tindakan itu tidak cukup jauh.

Penyanyi Refilwe Mooki mengambil pelajaran bela diri setelah diperkosa pada 2017. Tahun lalu, luka emosionalnya terbuka kembali saat adik perempuannya diserang.

“Tepat setelah adik perempuan saya diperkosa, saya dibawa kembali ke sana. Saya merasa itu kutukan atau semacamnya. Pada saat yang sama, saya berkata, ‘Biarkan saya melakukan sesuatu yang positif dari ini,'” kata Mooki.

Edward Scott mengajari wanita muda seperti Refilwe Mooki cara membela diri jika terjadi serangan. (Direktur Dube / VOA)

Mooki memimpin kampanye Say No to Rape di Botswana, tempat kasus pemerkosaan yang dilaporkan melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Pihak berwenang berpendapat bahwa pembatasan pandemi telah meningkatkan kekerasan berbasis gender, dan tahun ini mereka mengumumkan pendaftaran pelaku untuk mengatasi masalah tersebut.

Namun aktivis seperti Desmond Lunga, dari Men and Boys Against GBV, mengatakan bahwa mereka membutuhkan lebih dari sekedar kebijakan – mereka membutuhkan tindakan.

“Dulu kami sudah ada penyelidikan. Ada temuan, tapi belum pernah ada implementasi,” ujarnya. “Botswana telah menandatangani dan meratifikasi beberapa instrumen hukum, tetapi tidak diterapkan. Jadi, itulah tantangan yang kita miliki sebagai sebuah negara.”

Para penyintas pemerkosaan di Botswana mengatakan polisi tidak menganggap serius cobaan berat mereka, dan kasus sering tidak sampai ke pengadilan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak berwenang mengatakan bahwa mereka mengujicobakan unit kekerasan berbasis gender di kantor polisi dan pengadilan khusus untuk mempercepat kasus mereka.

Hal itu menimbulkan harapan bahwa suara para penyintas seperti Mooki akhirnya bisa didengar.

Sumbernya langsung dari : SGP Hari Ini

Anda mungkin juga suka...