Pasukan Afghanistan membunuh 16 militan di provinsi selatan
Central Asia

Kasus COVID-19 di Iran melampaui 2,5 juta


TEHRAN, 1 Mei (Xinhua) – Iran pada hari Sabtu melaporkan 17.080 kasus COVID-19 baru, menjadikan total infeksi negara itu menjadi 2.516.157.

Pandemi sejauh ini telah merenggut 72.090 nyawa di Iran, meningkat 332 dalam 24 jam terakhir, Sima Sadat Lari, juru bicara Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Medis Iran, mengatakan selama pengarahan hariannya tentang keadaan pandemi di negara itu.

Sebanyak 1.971.064 orang telah pulih dari penyakit tersebut atau telah keluar dari rumah sakit di seluruh negeri, sementara 5.421 masih berada di unit perawatan intensif, kata Lari.

Kementerian mengatakan sejauh ini 15.961.178 tes telah dilakukan di seluruh negeri.

Hingga Sabtu, 889.095 orang telah menerima dosis pertama vaksin virus corona dan 211.822 dosis kedua.

Sebelumnya pada hari itu, Alireza Raisi, juru bicara Markas Besar Nasional Iran untuk Memerangi Coronavirus, mengatakan bahwa vaksinasi untuk orang berusia di atas 80 tahun akan berakhir dalam beberapa hari ke depan. Vaksinasi untuk orang berusia 75 hingga 80 dan kemudian untuk orang berusia 70 hingga 75 akan dimulai.

Di sebagian besar provinsi Iran, situasi terkait penyebaran virus telah stabil, kata Raisi kepada kantor berita resmi IRNA.

Dia juga mengatakan bahwa perbatasan timur negara itu dengan Afghanistan dan Pakistan telah ditutup untuk perjalanan para pelancong asing.

Iran baru-baru ini menerapkan pembatasan pada bisnis dan perjalanan di daerah berisiko tinggi di tengah gelombang baru penyebaran virus di negara itu.

Iran melaporkan kasus pertama penyakit itu pada Februari 2020.

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...