Kementerian Pertahanan menolak jatuhnya distrik Almar ke tangan Taliban: Faryab
Central Asia

Kementerian Pertahanan menolak jatuhnya distrik Almar ke tangan Taliban: Faryab


Taliban menguasai pusat distrik Almar di provinsi Faryab pada Kamis sore sekitar pukul 1 siang, menurut sumber keamanan setempat.

Sumber lokal pada hari Kamis mengatakan bahwa distrik Almar tengah di provinsi Faryab telah jatuh ke tangan Taliban.

Gubernur provinsi, Naqibullah Fayeq mengatakan kepada media bahwa pasukan keamanan Afghanistan melakukan penarikan taktis dari daerah tersebut untuk mencegah korban sipil.

Menurut laporan, 40 anggota pasukan keamanan lokal dikepung oleh Taliban tetapi mereka berhasil melarikan diri ke pangkalan keamanan sejauh 4 Km yang disebut Khwaja Osman.

Taliban dikatakan telah merebut kantor gubernur distrik dan markas polisi distrik.

Tahir Rahmani, seorang anggota dewan provinsi juga mengkonfirmasi berita tersebut dan mengatakan bahwa delapan pasukan pertahanan Afghanistan tewas dan delapan lainnya cedera menyusul bentrokan dengan Taliban.

Kepala dewan provinsi Faryab mengatakan para pejabat keamanan belum mampu mencegah jatuhnya distrik tersebut.

Kementerian Pertahanan di sisi lain membantah jatuhnya distrik tersebut ke Taliban.

Kementerian Pertahanan pada hari Kamis menyatakan bahwa berita yang diterbitkan tentang jatuhnya distrik Almar adalah tidak benar, sebaliknya ANDSF telah melakukan operasi dan membersihkan sebagian besar wilayah tersebut dari pengaruh Taliban.

Menurut Mod, distrik tersebut saat ini berada di bawah kendali pasukan pertahanan dan keamanan nasional Afghanistan.

Laporan tersebut muncul saat Mohammad Amin Patang, penjabat kepala polisi distrik bergabung dengan Taliban pada Rabu sore.

Abdul Karim Yourish, juru bicara kepala provinsi mengatakan kepada media bahwa Patang ditunjuk sebagai penjabat kepala polisi di daerah itu tiga bulan lalu.

Dia ditunjuk sebagai penjabat kepala polisi Almar tiga bulan lalu, kata Yourish.

Patang bergabung dengan Taliban karena pasukan keamanan dikepung dan berada di bawah tekanan sumber Taliban kepada media

Sejauh ini, Taliban belum mengomentari insiden distrik Almar tersebut.

  • Khaama Press
    Khaama Press

    Kantor Berita Khaama Press adalah layanan berita berbahasa Inggris terkemuka dan terbesar untuk Afghanistan dengan lebih dari 3 juta hits sebulan. Penulis / kolumnis independen dan pakar dipersilakan untuk menyumbangkan cerita, opini, dan editorial. Kirim cerita ke [email protected]

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...