Pasukan Afghanistan membunuh 16 militan di provinsi selatan
Central Asia

Lebih dari 90 orang tewas di Afghanistan di tengah seruan untuk gencatan senjata


KABUL, 27 April (Xinhua) – Lebih dari 90 warga Afghanistan dengan mayoritas dari mereka militan Taliban telah tewas di negara yang dilanda militansi itu selama 24 jam terakhir, kata para pejabat Selasa.

Dalam gelombang insiden kekerasan terbaru, gerilyawan Taliban menyerbu pos pemeriksaan keamanan di distrik Qaisar di provinsi Faryab utara yang memicu baku tembak. Para pemberontak melarikan diri setelah meninggalkan tiga mayat dan empat lainnya terluka, kata polisi.

Seorang polisi tewas dan satu lagi cedera dalam pertempuran itu, polisi mengkonfirmasi.

Demikian pula, gerilyawan menyerang sebuah pos pemeriksaan keamanan di distrik Deh Rawad di provinsi Uruzgan selatan Senin malam, menewaskan tiga polisi dan melukai lainnya, gubernur provinsi Mohammad Omar Shirzad telah mengkonfirmasi.

Beberapa bagian dari provinsi Kandahar, Ghazni, Laghman, Takhar, Balkh, Faryab, Helmand, Herat dan Ghor telah menjadi tempat militansi yang dipimpin Taliban.

Pertempuran telah mendapatkan momentum saat warga Afghanistan menyerukan pihak yang bertikai untuk melaksanakan gencatan senjata setidaknya di bulan Ramadhan.

Rohullah Ahmadzai, juru bicara kementerian pertahanan, mengatakan kepada media lokal bahwa kelompok Taliban malah meningkatkan kekerasan di bulan Ramadan. Kelompok Taliban belum memberikan komentar.

Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh Selasa dalam pidatonya di pertemuan pemerintah meminta Taliban untuk berhenti berperang dan mengambil bagian dalam rekonstruksi negara itu.

Beberapa hari yang lalu, ratusan orang berkumpul di kota Kunduz utara, menyerukan kepada Taliban untuk melaksanakan gencatan senjata dan mendorong rekonsiliasi nasional.

Para pemimpin doa dan ulama dalam khotbah mereka pada hari Jumat mengecam pemberontakan yang sedang berlangsung dan meminta kelompok Taliban untuk mengamati gencatan senjata setidaknya di bulan Ramadhan dan memfasilitasi upaya perdamaian Afghanistan untuk mewujudkannya.

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...