Pakistan melarang pergerakan pejalan kaki dari Afghanistan,
Central Asia

Pakistan melarang pergerakan pejalan kaki dari Afghanistan,


Islamabad [Pakistan], 2 Mei (ANI): Pakistan pada hari Minggu melarang pergerakan pejalan kaki yang masuk dari negara tetangga Iran dan Afghanistan dalam upaya untuk menahan meningkatnya kasus COVID-19 di negara itu.

Larangan ini akan berlaku mulai tengah malam 4-5 Mei hingga tengah malam 19-20 Mei, lapor Geo News.

“Kebijakan Pengelolaan Perbatasan Darat dengan Afghanistan dan Iran saat ini telah ditinjau untuk memastikan pergerakan pejalan kaki masuk yang diatur dan pengelolaan protokol COVID yang efektif di Terminal Perbatasan (BTS),” bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Pusat Komando dan Operasi Nasional (NCOC) Pakistan.

Terlepas dari larangan pergerakan pejalan kaki yang masuk, warga negara Pakistan dengan kondisi medis darurat akan diizinkan masuk ke negara itu dari kedua negara bagian. Selain itu, semua pergerakan pejalan kaki keluar akan diizinkan.

Jumlah kematian COVID-19 Pakistan melampaui 18.000 ketika virus itu merenggut 113 nyawa lagi dalam 24 jam terakhir.

Menurut data Pusat Komando dan Operasi Nasional (NCOC), 4.414 infeksi baru terdeteksi ketika 45.275 sampel diuji selama periode ini, lapor ARY News.

Tingkat positif di negara ini mencapai 9,75 persen.

Dalam upaya untuk mengekang situasi COVID-19 yang meningkat pesat, pihak berwenang di Lahore telah memutuskan untuk memberlakukan penguncian total pada hari Sabtu dan Minggu di kota tersebut. (ANI)

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...