Peru Membeli Vaksin COVID-19 Gelombang Pertama | Voice of America
The Americas

Peru Membeli Vaksin COVID-19 Gelombang Pertama | Voice of America

[ad_1]

Peru mengharapkan untuk menerima gelombang pertama vaksin virus korona bulan ini untuk meluncurkan program imunisasi yang telah lama ditunggu-tunggu.

Presiden Francisco Sagasti pada hari Rabu mengumumkan bahwa pemerintah membeli 38 juta dosis dari laboratorium Sinopharm China, dengan 1 juta dosis pertama tiba bulan ini.

Sagasti mengatakan karena uji klinis fase ketiga dari vaksin dilakukan di Peru, maka administrasi berada pada posisi yang lebih baik untuk mengakses vaksin Sinopharm.

Dia mengatakan, itu juga membantu memverifikasi keefektifan vaksin di antara populasi nasional.

Presiden mengatakan, warga yang paling rentan akan mendapat prioritas adalah menerima vaksinasi pertama.

Peru juga menandatangani perjanjian untuk membeli 14 juta dosis vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dengan Universitas Oxford, dengan gelombang pertama tiba selambat-lambatnya September, atau mungkin lebih cepat.

Peru juga menandatangani perjanjian untuk membeli tambahan 13,2 juta dosis vaksin melalui Fasilitas COVAX, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia, yang bertujuan untuk memastikan distribusi vaksin yang adil di antara negara-negara yang kurang kaya.

Presiden juga mengumumkan Perdana Menteri Violeta Bermudez akan memimpin kelompok kerja untuk mengawasi pelaksanaan program vaksinasi.

Peru telah mencatat lebih dari 1 juta kasus virus korona dan hampir 38.000 kematian, menurut Pusat Sumber Daya Coronavirus Universitas Johns Hopkins.

Sumbernya langsung dari : https://joker123.asia/

Anda mungkin juga suka...