Republik Demokratik Kongo Mengatakan China Telah Memberikan Keringanan Hutang Terkait Pandemi | Voice of America
Africa

Republik Demokratik Kongo Mengatakan China Telah Memberikan Keringanan Hutang Terkait Pandemi | Voice of America

[ad_1]

KINSHASA – China telah memberikan sejumlah keringanan utang kepada Republik Demokratik Kongo untuk membantunya mengatasi kejatuhan ekonomi akibat pandemi virus corona, kata Kementerian Luar Negeri Kongo pada Rabu.

Akibatnya, Kongo tidak perlu membayar kembali pinjaman bebas bunga dari China yang jatuh tempo pada akhir 2020. Kementerian tidak mengatakan berapa jumlahnya.

China telah memperpanjang keringanan utang senilai lebih dari $ 2 miliar kepada negara-negara berkembang di bawah kerangka kerja G-20 yang bertujuan memberi mereka yang terpukul oleh krisis COVID-19 beberapa ruang bernapas finansial.

Kesepakatan terbaru diumumkan pada konferensi pers bersama di Kinshasa dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“Sebagai teman Kongo yang paling dapat diandalkan, China ingin terus memberikan kontribusinya bagi pembangunan Kongo,” kata Wang seperti dikutip dalam pernyataan kementerian Kongo.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins China Africa Research Initiative, entitas China telah memberikan 53 pinjaman ke Republik Demokratik Kongo antara 2000-2018, dengan total $ 2,4 miliar. Sebagian besar pinjaman difokuskan pada sektor listrik, transportasi dan pertambangan.

Produsen kobalt dan tembaga utama telah menarik investasi miliaran dolar dari penambang China dalam beberapa tahun terakhir.

Ekspor Kongo ke China melonjak 30% pada tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sumbernya langsung dari : SGP Hari Ini

Anda mungkin juga suka...