Setidaknya 2 Tewas Selama Protes di Cad | Suara Amerika
Africa

Setidaknya 2 Tewas Selama Protes di Cad | Suara Amerika

Sedikitnya dua orang tewas Selasa di negara Chad di Afrika tengah selama protes yang menuntut pemerintah militer transisi negara itu mengalihkan kekuasaan kepada warga sipil.

Dewan militer negara itu dipimpin oleh Presiden Idriss Deby Itno, yang tewas pada 19 April saat mengunjungi pasukan yang memerangi pemberontak di utara ibu kota, N’Djamena.

Media lokal melaporkan seorang pria ditembak mati di selatan kota Moundou dan seorang lainnya tewas di N’Djamena.

Ketegangan meningkat di negara gurun yang miskin itu setelah kematian mendadak Deby, yang memerintah negara itu selama tiga dekade. Sebuah koalisi yang menentang pemerintah militer menyerukan protes, meskipun pemerintah melarangnya.

Pihak berwenang menangkap beberapa pengunjuk rasa dan jurnalis, saat pengunjuk rasa merusak sebuah pompa bensin dan membakar ban di seluruh N’Djamena. Polisi menembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa di ibu kota, sementara demonstrasi lain sedang berlangsung di bagian lain negara itu.

Setelah pertemuan di Paris Selasa, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Republik Demokratik Kongo Felix Tshisekedi mengutuk “tindakan keras terhadap protes” dalam pernyataan bersama yang juga menyerukan diakhirinya kekerasan.

Kedua pemimpin menyuarakan dukungan untuk proses transisi yang “terbuka untuk semua kekuatan politik Chad, yang dipimpin oleh pemerintah sipil,” dengan maksud untuk menyelenggarakan pemilihan dalam waktu 18 bulan.

Militer mengumumkan kematian Deby pada 20 April, hanya beberapa jam setelah dia dipastikan menjadi pemenang pemilihan presiden yang diadakan pada awal bulan.

Setelah kematian Deby, militer membentuk dewan untuk mengatur pemilihan dalam waktu 18 bulan. Militer menunjuk putra Deby yang berusia 37 tahun, Mahamat Idriss Deby, sebagai kepala dewan, menuai kritik langsung dari lawan politik dan pasukan pemberontak yang dituduh membunuh ayahnya.

Sumbernya langsung dari : SGP Hari Ini

Anda mungkin juga suka...