Tingkat polusi di Kabul dinyatakan 'mengkhawatirkan' - Pajhwok Afghan News
Lingk

Tingkat polusi di Kabul dinyatakan ‘mengkhawatirkan’ – Pajhwok Afghan News


Otoritas Perlindungan KABUL (NEPA) pada hari Senin menyebut pencemaran lingkungan di ibu kota Kabul sebagai masalah yang memprihatinkan dan memperingatkan bencana musim dingin lalu akan berulang jika masalah itu tidak diperhatikan.

Kazmi Hamayon, kepala NEPA, berbicara pada kesempatan Hari Lingkungan Internasional di sini, mengatakan udara menjadi lebih tercemar dalam cuaca hangat dan bencana polusi pada musim dingin yang lalu akan berulang jika tidak ada tindakan praktis yang diambil.

Dia mengatakan NEPA telah meluncurkan kampanye kesadaran publik untuk perlindungan lingkungan selama tiga bulan terakhir melalui masjid, sekolah, universitas, dan penyebaran brosur di seluruh negeri.

Hamayon mengatakan organisasi mereka memiliki personel dan sumber daya yang terbatas dan menginformasikan populasi lima juta di Kabul membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

Dia juga menjelaskan beberapa rencana khusus untuk menghilangkan pencemaran dan mengatakan program-program tersebut telah disiapkan oleh NEPA bekerja sama dengan organ terkait.

Nisar Ahmad Bahavi, Duta Besar Lingkungan Afghanistan, mengatakan penggunaan kantong plastik menjadi salah satu penyebab pencemaran. “Jika setiap orang menggunakan satu kantong plastik sehari, itu akan menjadi banyak plastik selama sebulan atau setahun,” katanya.

Dia menyebut penggunaan batu bara dan minyak sebagai alasan lain pencemaran lingkungan di Kabul dan mengatakan bahwa orang harus menunjukkan belas kasihan kepada anak-anak mereka sendiri dan tidak menimbulkan penyakit bagi mereka dengan menggunakan bahan penghasil polusi.

Ghulam Nabi Kahsar, ketua asosiasi perajin 11th Polres Kabul, berbicara pada acara tersebut, mengatakan bahwa kemiskinan dan tingginya jumlah penduduk di kota juga berkontribusi terhadap polusi.

Ia mengatakan, warga kabupaten datang ke kota untuk bekerja dan mencari nafkah yang menurutnya mengakibatkan penduduk mengalami kemacetan yang berujung pada polusi.

Impor bahan bakar berkualitas rendah ke negara itu dan penggundulan hutan adalah alasan lain polusi, kata Kahsar. Dia meminta pemerintah mencegah impor bahan bakar berkualitas buruk ke dalam negeri.

bn / ma

Hit: 1

Sumbernya langsung dari : Togel HKG

Anda mungkin juga suka...