Utusan India di PBB mengutuk serangan teroris di Logar
Central Asia

Utusan India di PBB mengutuk serangan teroris di Logar


New York [US], 4 Mei (ANI): TS Tirumurti, Duta Besar India untuk PBB pada hari Senin mengutuk serangan teroris di provinsi Logar Afghanistan yang menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk siswa sekolah menengah, dan lebih dari 100 warga sipil menderita luka-luka.

“Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan teroris di provinsi Logar Afghanistan, terutama selama Ramadan2021 dan mengungkapkan keprihatinan yang mendalam pada tingkat kekerasan dan situasi keamanan yang tinggi di Afghanistan, termasuk jumlah korban sipil,” tweet TS Tirumurti.

Dalam pernyataan pers Dewan Keamanan, anggota Dewan Keamanan mengutuk keras serangan teroris yang kejam dan pengecut yang terjadi di Pul-e-Alam di provinsi Logar, Afghanistan pada 30 April 2021.

Serangan yang terjadi selama bulan Ramadhan itu menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk siswa sekolah menengah, dan lebih dari 100 warga sipil menderita luka-luka.

Para anggota Dewan Keamanan menyampaikan simpati dan belasungkawa terdalam mereka kepada keluarga para korban dan kepada Pemerintah Afghanistan dan mereka mengharapkan pemulihan yang cepat dan penuh bagi mereka yang terluka.

Mereka mengungkapkan keprihatinan mereka yang mendalam tentang berlanjutnya kekerasan tingkat tinggi dan situasi keamanan di Afghanistan, terutama jumlah korban sipil, dan menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mengakhiri kekerasan dan melindungi warga sipil.

Menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya merupakan salah satu ancaman paling serius bagi perdamaian dan keamanan internasional, para anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi perlunya meminta pertanggungjawaban dan pertanggungjawaban dari para pelaku, penyelenggara, pemodal, dan sponsor dari tindakan terorisme yang tercela ini. mereka untuk keadilan.

Mereka mendesak semua Negara, sesuai dengan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan, untuk bekerja sama secara aktif dengan Pemerintah Afghanistan dan semua otoritas terkait lainnya dalam hal ini.

Mereka menegaskan kembali bahwa setiap tindakan terorisme adalah kriminal dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari motivasinya, dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun yang dilakukan. Mereka menegaskan kembali perlunya semua Negara untuk berperang dengan segala cara, sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kewajiban lain di bawah hukum internasional, termasuk hukum hak asasi manusia internasional, hukum pengungsi internasional dan hukum humaniter internasional, ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional yang disebabkan oleh tindakan teroris. (ANI)

Bersumber : Data HK

Anda mungkin juga suka...